Momentum HUT Ke-1, Gerakan Rakyat Sulsel Bahas Rencana Strategis dan Penguatan Organisasi

    Momentum HUT Ke-1, Gerakan Rakyat Sulsel Bahas Rencana Strategis dan Penguatan Organisasi
    Gerakan Rakyat Sulsel Bahas Rencana Strategis dan Penguatan Organisa

    MAKASSAR — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Gerakan Rakyat (GR) dimanfaatkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan sebagai ruang merumuskan langkah strategis memasuki tahun kedua perjalanan organisasi.

    Agenda yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama pada Jumat (27/2/2026) itu tidak sekadar seremoni. Forum internal yang digelar setelah berbuka justru menjadi titik penting pembahasan arah gerakan, konsolidasi kader, serta penguatan struktur organisasi di tingkat wilayah.

    Sebelum memasuki sesi diskusi, jajaran pengurus DPW GR Sulsel mengikuti secara daring peringatan HUT ke-1 tingkat pusat dari Kantor DPP di Jakarta melalui kanal YouTube resmi organisasi. Acara nasional tersebut turut dihadiri tokoh publik Anies Baswedan.

    Evaluasi dan Penajaman Arah Gerakan

    Ketua DPW GR Sulsel, Asri Tadda, dalam sambutannya sebagamana dilansir official website GR Sulsel menyampaikan refleksi atas capaian satu tahun organisasi. Ia menilai, fase awal ini telah menjadi fondasi penting dalam membangun struktur dan perangkat gerakan.

    Menurutnya, sejumlah badan dan organisasi sayap telah terbentuk sebagai bagian dari penguatan fungsi sosial dan politik, di antaranya Badan Siaga Bencana (BAGANA), Badan Keamanan dan Pengawalan (BAKAWAL), Muda Bergerak, Perempuan Bergerak, Serikat Nelayan Rakyat (SENARA), hingga Partai Gerakan Rakyat.

    “Dalam satu tahun ini, kita telah membangun perangkat organisasi yang menjadi tulang punggung gerakan. Tantangan ke depan adalah memastikan semuanya berjalan efektif dan terintegrasi, ” ujarnya.

    Fokus Administratif dan Restrukturisasi Pengurus

    Dalam forum diskusi internal, DPW GR Sulsel membahas rencana strategis jangka menengah, termasuk konsolidasi struktur dan sinkronisasi antara organisasi kemasyarakatan dan partai politik.

    Asri menjelaskan, saat ini Partai Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan tengah fokus menyelesaikan tahapan administratif sebagai bagian dari proses pendaftaran ke Kementerian Hukum dan HAM.

    Sementara itu, dari sisi organisasi kemasyarakatan, DPW GR Sulsel akan melakukan reshuffle dan restrukturisasi kepengurusan untuk meningkatkan efektivitas kerja.

    Restrukturisasi tersebut ditargetkan rampung sebelum agenda Vox Populi yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026 dan direncanakan menghadirkan kembali Anies Baswedan.

    Hadirkan Unsur Ormas dan Partai

    Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Sekretaris Jenderal DPP GR Sarju Junaedi, Bendahara DPW GR Sulsel Irma Effendy, Wakil Ketua POK Fuad Kesuma Fikar, Wakil Sekretaris POK Renaldy, serta sejumlah pengurus lainnya.

    Dari unsur Partai GR Sulsel hadir Wakil Ketua Muh Azhar dan Wakil Sekretaris Samila Achmad Rejo. Sementara organisasi sayap Muda Bergerak Sulsel diwakili Ketua DPW Muh Alief bersama jajaran pengurus.

    Sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-1, DPW Gerakan Rakyat Sulsel juga melaksanakan kegiatan sosial, mulai dari pembagian buku ke perpustakaan di wilayah Sulawesi Selatan, penanaman pohon, hingga berbagi takjil Ramadan kepada masyarakat.

    Momentum HUT ke-1 ini menjadi titik konsolidasi sekaligus penegasan arah strategis Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan dalam memperkuat organisasi dan memperluas peran sosial-politiknya di tahun kedua perjalanan. (*)

    gerakan rakyat sulsel
    SM Network

    SM Network

    Artikel Sebelumnya

    Bukan Sekadar Seremonial, KAHMI Makassar...

    Artikel Berikutnya

    Bangun Lingkungan Aman, Nyaman dan Tentram,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Advokat Terjepit Etika, Dr. Muhd Naf’an: Kritik Tajam Penegakan Hukum yang Sarat Kepentingan
    Buron Tambang Ilegal Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!

    Ikuti Kami