Mahasiswa FKM Unhas Awali PBL II dengan Seminar di Kelurahan Manorang Salo, Mario Riawa Soppeng

    Mahasiswa FKM Unhas Awali PBL II dengan Seminar di Kelurahan Manorang Salo, Mario Riawa Soppeng
    Mahasiswa FKM Unhas Awali PBL II dengan Seminar di Kelurahan Manorang Salo, Mario Riawa Soppeng

    SOPPENG — Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin yang tergabung dalam Posko Kelurahan Manorang Salo melaksanakan Seminar Awal Praktik Belajar Lapangan (PBL) II pada Rabu, 7 Januari 2026, bertempat di Aula UPTD Dinas Pendidikan Kelurahan Manorang Salo, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng.

    Seminar awal ini merupakan tahapan awal pelaksanaan PBL II yang bertujuan untuk mensosialisasikan rencana kegiatan mahasiswa kepada masyarakat dan pemangku kepentingan setempat, sekaligus membangun komunikasi dan kerja sama lintas sektor dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

    Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Lurah Manorang Salo Syachrany Andi Nganro, S.E., M.Si., Kepala Puskesmas, Bidan Pondok, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), pengurus PLKB, ketua RT/RW, kader posyandu, serta tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan dukungan dan komitmen bersama terhadap pelaksanaan PBL II di wilayah Kelurahan Manorang Salo.

    Tim mahasiswa Posko Manorang Salo terdiri atas tujuh orang, yakni Atika Saleh (Koordinator Kelurahan), Dinda Sakinah (Sekretaris), Daniya Safira (Bendahara), Alya Putri, Hanifa Almas, Jesika Kristiani, dan Zulfarhan Fauzi. Pelaksanaan PBL II ini juga didampingi oleh St. Rosmanely, SKM., M.KM selaku supervisor lapangan guna memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan tujuan pembelajaran dan standar akademik Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin.

    Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bahwa PBL II merupakan kelanjutan dari PBL I dengan fokus pada pemetaan aset masyarakat menggunakan pendekatan asset based community development. Pendekatan ini menekankan identifikasi potensi, sumber daya, dan kekuatan lokal sebagai dasar perencanaan intervensi kesehatan pada tahap selanjutnya, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pembangunan kesehatan.

    Pelaksanaan PBL II di Kelurahan Manorang Salo sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Kegiatan ini juga mendukung implementasi Asta Cita, terutama pada penguatan pembangunan desa berbasis partisipasi masyarakat serta peningkatan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat.

    Rangkaian acara seminar diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan dari pihak kelurahan dan Puskesmas, pemaparan rencana kegiatan oleh koordinator posko, pembacaan doa, dan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama.

    Melalui pelaksanaan PBL II ini, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik dan profesional, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Kelurahan Manorang Salo secara berkelanjutan.

    fkm unhas
    SM Network

    SM Network

    Artikel Sebelumnya

    Libatkan Masyarakat, Mahasiswa FKM Unhas...

    Artikel Berikutnya

    Mahasiswa PBL 2 FKM Unhas Petakan Isu Kesehatan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Satgas Cartenz Ungkap Jaringan Pasok Senpi Ilegal ke KKB Papua
    Prancis Gelontorkan Rp1,2 T untuk Stabilkan Ekonomi Akibat Krisis Timur Tengah
    Dari Tarian hingga Drama Kolosal, Pagelaran Budaya Teguhkan Identitas Leluhur Suku Padoe
    Dr. Naf'an: Hukum Tak Bisa Dipesan!
    Advokat Terjepit Etika, Dr. Muhd Naf’an: Kritik Tajam Penegakan Hukum yang Sarat Kepentingan

    Ikuti Kami